Pasa sistem pertanian hidroponik, bagi yang tidak memiliki lahan luas mungkin bisa menjadi salah satu solusi untuk tetap bercocok tanam di lahan yang terbatas. Metode bertani ini juga termasuk dalam rekomendasi Jenis Bertani Milenial yang cukup bagus untuk di lakukan.
Pengertian Hidroponik
Pengertian Hidroponik itu sendiri adalah sistem atau teknik budidaya tanaman yang meminimalisir penggunaan tanah. Pada prisnsipnya tanaman sebenarnya tidak semuanya harus menggunakan media tanah untuk tumbuh, namun tanaman hanya membutuhkan mineral dari tanah.
Dalam hidroponik kebutuhan pertumbuhan tanaman tersebut di support dengan kebutuhan seperti mineral dan nutrisi dapat diganti menggunakan media arang sekam atau bisa juga dengan larutan nutrisi yang sudah di racik khusus untuk sistem ini seperti AB Mix istilah populernya.
Hidroponik memanfaatkan unsur hara yang di butuhkan tanaman dalam bentuk cair. Sehingga dengan mudah di serap oleh akar tanaman dan cepat besar.
Nutrisi tersebut sudah diracik baik unsur hara makro dan mikro untuk diberikan ke tanaman dengan cara disiramkan atau dengan irigasi tetes. Bisa juga di buatkan sebuah instalasi khusus Hidroponik menggunakan Pipa PVC, Gully Trapesium, Talang air dan Media lainnya yang di alirkan air nutrisi dari tandon nutrisi mengguanakan pompa air untuk Aquarium ke medianya.
Budidaya tanaman menggunakan hidroponik akan mengurangi penggunaan lahan yang luas.
Tanaman yang dibudidayakan secara hidroponik akan ditanam di dalam ruangan yang disebut dengan screen house, atau bangunan dengan naungan plastik Ultra Violet (UV).
Macam-Macam Sistem Hidroponik
Sistem ini memiliki macam-macam sistem hidroponik yang dapat di gunakan yang bisa sobat baca di bawah ini. Masing-masing sistem memiliki kelemahan dan kelebihannya.
Sistem hidroponik Irigrasi Tetes / Drip Irigation
Sistem hidroponik Irigrasi Tetes Image Copyright @hidroponiq.comUntuk sistem hidroponik Irigrasi Tetes sepertini ini. Di dalam ruangan tanaman akan ditempatkan atau ditanam di dalam polybag, kantong plastik hitam ukuran diameter 30-40 cm yang sudah diisi dengan arang sekam. Di setiap tanaman itu kemudian akan dipasang selang kecil sebagai alat untuk menyalurkan unsur hara cair ke tanaman.
Sistem hidroponik menggunakan arang sekam karena bahan tersebut sudah terbebas dari hama dan penyakit atau sudah disterilisasi.
Sistem hidroponik Dengan Wick System
Sistem hidroponik Dengan Wick System image Copyright @hidroponikuntuksemua.comPada Wick system instlasi hidroponik yang di gunakan cukup sederhana yaitu menggunakan sumbu sebagai penghubung air bernutrisi dengan penampung media tanam. Sumbu yang paling bagus di gunakan adalah kain flanel.
Sistem ini pasif dan sumbu berfungsi untuk mengalirkan nutrisi ke tanaman. Air yang mengandung nutrisi tersebut dapat mencapai tanaman dengan menggunakan prinsip kapilaritas. Dengan catatan media tanam yang di gunakan harus bagus supaya bisa meyerap air. Contohnya bisa menggunakan Rockwoll sebagai media tanamnya.
Sistem ini bekerja maksimal untuk tumbuhan dengan ukuran kecil. Sedangkan untuk tumbuhan berukuran besar yang membutuhkan banyak air kurang efisien.
Sistem hidroponik Dengan Ebb and Flow / DFT
Sistem hidroponik Dengan Ebb and Flow atau DFT image Copyright @sistemhidroponik.comUntuk Sistem selanjutnya bisa di sebut dengan sistem pasang surut, Ebb and Flow / DFT ini menggunakan konsep dimana tanaman mendapatkan nutrisi, air dan oksigen melalui proses pasang dan surut. Sistem ini menggunakan pompa yang terhubung dengan timer otomatis. Air yang berisi nutrisi akan di alirkan ke dalam media, lalu nutrisi dikembalikan ke dalam penampungan secara bergantian.
Hidroponik ini disarankan menggunakan wadah yang cukup besar agar pertumbuhan tanaman tidak saling mengganggu. Atau apabila menggunakan pipa PVC bisa membuat jarak antar tanam cukup jauh agar tidak mengganggu pertumbuhan.
Sistem hidroponik Dengan NFT
Sistem hidroponik Dengan NFT image copyright @addloes.comSelanjutnya adalah NFT (Nutrient Film Technique) merupakan sistem yang sangat populer dan banyak digunakan oleh petani Hidroponik. Konsepnya dari sistem ini tanaman dengan akar yang menggantung pada air bernutrisi yang dangkal.
Air tersebut memiliki sirkulasi atau bisa di sebut dengan mudah ait terus mengalir agar tanaman mendapatkan semua kebutuhan nutrisi dan oksigen. Lapisan polyethylene digunakan sebagai media tanaman untuk tumbuh. Sistem ini memiliki catatatan kondisi Listrik selalu hidup agar pompa bisa hidup terus memenuhi kebutuhan air nutrisi pada tanaman. Serta memiliki kemiringan pada media tanamnya.
Air yang terus mengalir membuat anda tidak perlu melakukan penyiraman menggunakan timer, sehingga sistem satu ini sangat menguntungkan.
Sistem hidroponik Dengan Aeroponic / Pengabutan
Sistem hidroponik Dengan Aeroponic / Pengabutan image copyright @majalahasri.comPada sistem ini di butuhkan alat untuk pengabutan sebagai teknologi untuk menyemprotkan kabut secara langsung ke akar tanaman. Hidroponik di udara ini dilakukan dengan menggantungkan akar tanaman tanpa media. Semua kebutuhan nutrisi dipenuhi dengan cara menyemprotkan larutan kabut yang mengandung air, nutrisi dan oksigen ke akar.
Sistem ini membuat tanaman lebih cepat tumbuh karena akar lebih mudah menyerap kebutuhan nutrisinya melalui kabut tersebut.
Sistem hidroponik Dengan Water Culture / Rakit Apung
Sistem hidroponik Dengan Water Culture / Rakit ApungNah selanjutnya adalah sistem yang paling mudah dan hasilnya cukup bagus di bandingkan yang lain serta modal kecil yaitu dengan Sistem rakit apung atau istilah kerennya itu Water Culture.
Pada sistem ini menggunakan metode dengan akar tanaman yang dibiarkan tersuspensi didalam larutan nutrisi. Oksigen didapatkan tanaman dengan pompa yang menggunakan prinsip difusi udara atau bisa juga menggunakan aerator untuk ikan. Gelembung oksigen tersebut dapat membuat tanaman lebih cepat tumbuh dan menyerap nutrisi didalam air.
Nah mungkin seperti itu pembahasan soal pengertian hidroponik yang bisa kami sampaikan. Macam-macam sistem hidroponik juga sudah kami sampaikan, bisa sobat pilih salah satu yang paling mudah dan sesuaikan dengan kondisi dananya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk sharingkan ke teman-teman website ini agar semangat untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada sobat semua. Terima kasih.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·