free web page counters

Panduan dan Cara Menanam Hidroponik Paling lengkap Bagi Pemula

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Cara menanam hidroponik sebelum memulainya wajib mendalami terlebih dahulu ilmu dasar hidroponik, seperti apa yang pengertian hidroponik, apa kelebihan hidroponik, dan apa saja perlengkapan yang di butuhkan serta tanaman yang tepat untuk hidroponik.

Dalam bertani ilmu dasar itu wajib kita miliki sebelum melakukannya tanpa dasar pengetahuan. Apabila nekat untuk melakukan tanpa dasar yang terjadi adalah hasil kerja yang tidak ada gunanya alias gagal baik menanam dan panen.

Dalam hidroponik ada yang menjadikan kegiatan ini sebagai hobi karena menyenangkan melihat tanaman yang hijau hijau dan instalasi hidroponik yang rapi. Selain itu juga hidroponik bisa di jadikan sebagai pekerjaan dalam mencari rejeki dengan bertanam sayur dan buah-buahan.

Alahkah baiknya jika bagi pemula mendasari keinginannya dalam hidroponik sebagai kedua-duanya, yakni sebagai hobi dan bisnis. Dengan hobi maka perasaan dalam menjalani kegiatan hidroponik akan merasa senang sehingga dalam menjalankan bisnisnya sekaligus juga akan baik dan benar. Maka hasil bertanam sayur dan buah hidroponik bagus-bagus.

Pemula yang baru belajar hidroponik wajib mengetahui terlebih dahulu ilmu-ilmu dasar bertani hidroponik. Akan kita bahas di bawah ini apa yang di perlukan pertama kali hingga cara berjualan sayur dan buah hidroponik.

Panduan dan Cara Menanam Hidroponik Bagi Pemula

Apa saja yang wajib di persiapkan bagi pemula untuk bertani pada pembahasan kali ini?

  • Pengertian Hidroponik
  • Kelebihan Hidroponik
  • Jenis Tanaman untuk Hidroponik
  • Alat yang di butuhkan untuk hidroponik
  • Jenis atau Tipe-tipe Hidroponik
  • Cara menanam hidroponik
  • Cara menjual tanaman hidroponik
  • Ke enam poin di atas adalah modal pembahasan kali ini yang akan kita rangkum di bawah ini penjelasannya.

    Apa itu Hidroponik ?

    Pada artikel yang sudah kami bahas sebelumnya mengenai pengertian hidroponik, merupakan sistem atau teknik budidaya tanaman yang meminimalisir penggunaan tanah. Karena pada dasarnya tanaman itu tidak semuanya harus menggunakan media tanah. Namun yang di butuhkan adalah mineral dari tanah

    Maksud dari meminimalisir penggunaan tanah ini adalah pertumbuhan tanaman menggunakan air mineral yang di berikan nutrisi tambahan untuk meningkatkan kesuburan tanaman.

    Hidroponik memanfaatkan unsur hara yang di butuhkan tanaman dalam bentuk cair. Sehingga dengan mudah di serap oleh akar tanaman dan cepat besar.

    Kelebihan sistem Hidroponik

    Kenapa orang-orang menyarankan menggunakan sistem hidroponik? Tentunya saran tersebut memiliki kelebihan yang tidak di miliki oleh sistem lainnya. Kelebihan hidroponik di antaranya :

  • Tidak membutuhkan media tanah untuk tumbuh
  • Tidak membutuhkan area yang luas untuk mencoba hidroponik
  • Ada banyak cara hidroponik yang dapat meminimalisir pengeluaran modal pertama
  • Sangat mudah untuk memberikan nutrisi tambahan ke semua tanaman
  • Instalasi sistemnya sangat rapi
  • Cukup mudah dalam pengendalian terhadap hama
  • Pertumbuhan cukup sempurna dan mudah di pantau
  • Kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi dan bersih
  • Penggunaan Nutrisi dan air lebih efisien
  • Jenis Tanaman untuk Hidroponik

    Tanaman untuk hidroponik tidak semuanya dapat di lakukan proses penanaman dengan sistem ini. Ada beberapa tumbuhan yang tidak dapat dilakukan dengan sistem ini diantaranya tanaman yang memiliki batang pohon yang besar.

    Tanaman yang cocok untuk hidroponik adalah:

  • Tanaman jenis sayur mayur
    • Sawi
    • Kangkung
    • Selada
    • Seledri
    • Bayam
    • Kobis
    • Tomat
    • Cabai
    • Terong
    • dll
  • Tanaman Buah-buahan yang menjalar dan berpohon kecil
    • Semangka
    • Melon
    • Strowbery
    • Anggur
    • Bluebery
  • Alat yang di butuhkan untuk hidroponik

    Hidroponik membutuhkan cukup banyak dalam melengkapi kegiatan bertani modern ini. Apa saja yang di butuhkan agar berjalan dengan baik proses hidroponik?

  • Area untuk instalasi hidroponik
  • Tempat media tanaman
  • TDS Meter
  • PH Meter
  • AIR
  • Bak Air untuk Nutrisi
  • Pompa Air
  • Bibit Tanaman
  • Perlengkapan semai
  • Media Tanam
  • Netpot
  • 11 poin di atas akan kita jelaskan uraiannya di bawah ini masing-masing kegunaanya.

    Area untuk instalasi hidroponik

    Persiapkan terlebih dahulu area untuk instalasi hidroponik, meskipun tidak membutuhkan lahan yang luas namun wajib di siapkan agar mudah untuk membuat instalasinya dan merancang tempat media tanamnya.

    Minimal area yang di butuhkan bisa dengan ukuran 1×2 meter sudah dapat di buat instalasinya. Area wajib ruang terbuka dan sinar matahari masuk.

    Tempat Media Tanam

    Ada banyak tempat media tanam yang bisa di gunakan untuk hidroponik, dari yang murah hingga yang mahal. Tentunya harga yang mahal kualitas bisa di andalkan usia pemakaian dan kemudahan untuk perawatan.

    Botol Bekas

    Untuk harga yang murah sobat Tekno Farm bisa menggunakan botol bekas yang di bersihkan dan di lubangi untuk netpot serta di susun dengan sistem yang di pilih. Biasa menggunakan sistem DFT, WICK dan NFT. Penjelasanya nanti di bawah.

    Budidaya Tanaman Hidroponik dengan Botol dan Barang Bekas

    BOX Styrofoam

    Selain dengan botol bekas, menggunakan box sterofom bekas tempat anggur juga bisa kalian gunakan. Harganya cukup murah sekitar 20-25 ribu per 1 box nya.

    Kemudian sobat lubangi dengan diamter 5Cm dan berikan jarak antar lubang 15 cm dengan netpot 5Cm.

    Biasanya menggunakan sistem wick dengan kain flanel sebagai sumbu untuk mengalirkan air nutrisi ke media tanam pada tanaman.

    hidroponik menggunakan styrofoam

    Styrofoam kotak makan

    Yang ketiga tempat media tanam yang paling murah bisa sobat gunakan untuk hidroponik adalah styrofoam kotak makan.

    Caranya dengan melubangi styrofoam kotak makan tersebut sebanyak 2-4 lubang. Jarak antar lubang 10-15cm, sesuaikan dengan jenis tanaman yang akan di tanam. Apabila jenis tanaman yang di tanam mekar dan lebar maka jarak antar tanam di buat berjauhan.

    Sistem yang di gunakan biasanya wick dengan sumbu kain flanel.

    Pipa PVC

    Sobat juga bisa menggunakan Pipa PVC dengan ukuran minimal 2″ yang di modif dengan melubanginya diameter 5cm dan lainnya di sesuaikan dengan ukuran netpot yang di butuhkan.

    Penggunaan Pipa PVC ini bisa dengan instalasi sistem NFT dan DFT.

    Jarak antar lubang sekitar 15-20 cm.

    instalasi hidroponik dengan pipa pvc

    Talang Air PVC

    Selanjutnya dengan menggunakan talang air PVC yang di modif seperti gully trapesium. Jika di bandingkan dengan pipa PVC, talang air ini lebih baik lagi nanti hasil tanam yang tumbuh. kebutuhan air dan penggunaan netpot juga bisa maksimal.

    Kadang ada yang tanpa menggunakan netpot, dengan ketentuan sistem yang di gunakan adalah NFT.

    Jarak antar lubang 15-20cm. dan Sistem yang sering di pakai DFT dan DFT.

    Harga talang air ini biasanya sekitar 75-90 Ribu.

    hidroponik dengan menggunakan talang air pvc

    Gully Trapesium

    yang selanjutnya adalah menggunakan Gully trapesium, tempat media tanam khusus untuk hidroponik. Sobat tidak perlu lagi membuat tutup gully nya. Karena sudah tersedia semuanya dan tinggal menyusun instalasinya.

    Sistem yang di gunakan bisa DFT dan NFT. Jarak antar lubang 15-20 cm.

    Harga gully trapesium ini cukup mahal, permeternya 40-50 ribu. Belum termasuk endcap dan drain serta netpot.

    hidroponik dengan menggunakan gully trapesium

    Rakit Apung dengan Kolam

    Selanjutnya tempat media tanam dengan rakit apung di bak atau kolam yang sudah di sediakan dengan ukuran 1×6 meter dengan tutup styrofoam ketebalan 1-2cm.

    Tempat ini yang paling murah dan bisa menghasilkan banyak lubang tanam sehingga menghasilkan hasil panen yang banyak.

    Jarak antar lubang 15-20 cm.

    hidroponik dengan rakit apung bak kolam air

    TDS/EC Meter

    Peralatan ini berguna sekali untuk kegiatan hidroponik dan bisa dikatakan sebagai alat yang wajib di miliki oleh penggiat hidroponik. Pasalnya tanpa alat ini sobat tidak dapat mengecek nutrisi yang di butuhkan pertahapan menanam tanaman dengan sistem hidroponik ini.

    Alat ini berguna untuk mengetahui kepekatan nutrisi pada Hidroponik(AB Mix). Kepekatan ini memiliki satuan yang di sebut satuan ppm atau mS/cm

    Cara Menggunakan TDS/EC Meter

    Cara menggunakan alat ini sobat hanya membuka tutup pada sensornya lalu dapat merendamkan atau memposisikan sensor pada bagian bawah yang terdapat pada TDS meter tersebut kedalam air, hingga batas sensor saja, jangan direndamkan secara keseluruhan badan TDS nya kedalam air.

    Apabila hal itu terjadi maka dapat merusak alat tersebut dikarenakan element perangkat elektronik yang ada didalam kemasannya akan ikut terendam air. Maka pastikan kalian posisikan sensor TDS berada didalam air lalu perhatikan layar tampilnya. Jika kalian tepat dalam penempatan sensornya maka pada layar TDS meter akan menampilkan nilai angka didalamnya sesuai dengan nilai kepadatan suatu zat yang terlarut pada air tersebut.

    PH Meter

    Dalam hidroponik mengontrol kondisi tumbuhan tanaman yang tepat adalah kunci keberhasilan tumbuh kembang tanaman sobat. Meskipun sobat sudah mengontriol jarak antar tanaman, pencahayaan, temperatur, kelembaban dan keseimbangan nutrisi, tanaman sobat tidak akan berhasil jika larutan nutrisi tidak imbangi dengan nilai PH yang tepat.

    Maka PH meter dalam hidroponik cukup penting juga untuk mengetahui tingkat keasaman larutan nutrisi. Dengan PH Meter ini sobat dapat mengukur tingkat keasaman nutrisi yang sesuai dan di butuhkan oleh tanaman. Apalagi jika pada kondisi hujan, air wajib selalu di cek tingkat PH nya.

    Nilai PH yang terbaik untuk hidroponik adalah sedikit asam pada rentang pH 5.5-5.6. Namun rentang pH optimal bervariasi, tergantung jenis tanaman yang di tanam.

    AIR

    Air ini perannya sangat penting, tanpa air tanaman Hidroponik tidak dapat mendapatkan unsur hara yang kaya untuk pertumbuhan Tanaman. Air di sini berperan sebagai pengganti tanah yang sudah di berikan nutrisi yang sering di sebut lauran AB Mix.

    Bak Air untuk Nutrisi

    Untuk mengalirkan larutan nutrisi yang sudah di campurkan dengan air di butuhkan bak penampungan Air AB Mix dengan suhu yang stabil tidak panas . Maka di butuhkan bak penampungan air nutrisi ini.

    Biasa penggiat hidroponik menggunakan Box Styrofoam yang tebal untuk menjaga suhu air agar tanaman tidak mudah layu dan penguapan air nutrisi. Ada juga yang menggunakan Tong Air dan di tempatkan di bawah permukaan tanah untuk menjaga suhu air nutrisi agar tetap stabil.

    Pompa Air

    Untuk mengalirkan Air Nutrisi dari Bak Penampungan AB mix di butuhkan Pompa Air portable atau bisa menggunakan pompa air kolam ikan yang daya aliran airnya cukup tinggi sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah Bax air tersebut.

    Kemudian di alirkan ke titik pusat untuk di pecah ke sebanyak jumlah Tempat media tanam jika menggunakan sistem NFT atau DFT.

    Bibit Tanaman

    Selanjutnya menyiapkan bibit tanaman yang akan di tanam. Tentukan terlebih dahulu tanaman apa yang di inginkan. Sobat wajib mengetahui cara memilih benih/bibit unggul dan berkualitas.

    Perlengkapan semai

    Pada proses penyemaian, sobat bisa menggunakan alat sederhana seperti lap kanebo yang di basahi kemudian taruh biji / benih yang mau di tanam ke dalam kain kanebo tersebut kemudian bungkus biji tadi dengan kain kanebo yang basah dan diamkan selama 1-2 hari.

    Selain itu sobat bisa menggunakan rockwoll. Biji yang sudah di pilih kemudian meletakkan ke dalam lubang pada rockwoll satu-satu. Setelah itu basahi rockwoll dengan penyiram air dalam kondisi lembab saja jangan terlalu basah. Diamkan dan letakkan ke tempat yang gelap 1-2 hari hingga sprout.

    Selain itu sobat juga bisa menggunakan tray untuk semai yang sudah di isi dengan media tanam hidroponik arang sekam yang di basahi. Letakkan biji satu satu ke dalam lubang tray dan diamkan selama 1-2 hari di tempat yang gelap.

    Media Tanam

    Media Tanam hidroponik cukup banyak yang bisa di gunakan. Dari yang murah hingga efisien. Rata-rata penggiat hidroponik menggunakan Rockwoll untuk media tanamnya. Selain itu juga ada yang lain. 

    Netpot

    Alat terakhir yang dibutuhkan adalah Netpot, tempat atau wadah media tanam pada lubang tanam agar terjaga kondisinya. Ukuran netpot bervariasi, tergantung jenis tanaman yang hendak di tanam.

    Jenis atau Tipe-tipe Hidroponik

    Jenis sistem hidroponik ada 6 macam:

  • Sistem Wick
  • Sistem DFT
  • Sistem NFT
  • Sistem Rakit Apung
  • Sistem Drip atau irigasi tetes
  • Sistem Pengabutan
  • Cara menanam hidroponik

    Pada proses ini sobat tekno farm, akan di jelaskan dan di contohkan menggunakan sistem NFT dan Wick

    Cara menanam hidroponik dengan NFT Sistem

    Cara menanam hidroponik dengan NFT Sistem

  • Siapkan beberapa pipa atau talang dan pompa
  • Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya
  • Pastikan jarak satu lubang dan lubang yang lain sama

    Jarak antar lubang tanam antara 15-20cm biasanya

  • Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman
  • Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah
  • Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya maksimal

    Pompa air di instlasi dengan pipa pralon ukuran 1/2 yang di alirkan ke semua pipa tempat media tanam dengan pemecah aliran menggunakan manifold dengan selang air ukuran 7mm

  • Cara ini memiliki konsep dasar menanam akar tanaman tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, serta air secara baik dan tercukupi.
  • Cara menanam hidroponik dengan Wick Sistem

    cara menanam hidroponik dengan sistem wick

    Alat-alat yang Disiapkan:

    • Botol air mineral
    • Alat pemotong
    • Sumbu kompor atau kain flanel
    • Alat untuk melubangi, bisa berupa solder atau paku
    • Air nutrisi

    Cara Membuat:

  • Potong botol bekas menjadi 2 bagian.
  • Lubangi tutup botol.
  • Gabungkan ke dua bagian botol. Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah.
  • Pasang sumbu menggunak kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi.
  • Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan menggunakan rockwoll setelah bibit selesai semai selama 6 hari dengan daun 4.
  • Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi
  • Cara menjual tanaman hidroponik

    Setelah selesai dan tiba masa panen, pastinya bagi pemula sangat kebingungan untuk menjual hasil panen hidroponik mereka. Kemana harus menjualnya dan bagimana caranya?

    Sobat Tekno Farm pemula hidroponik pasti tahu kan sayuran dan buah-buahan hidroponik itu banyak peminatnya. Terlebih instalasi dan sistem yang di gunakan menghasilkan hasil tanam yang bersih dan sehat dan fresh semua.

    Sobat juga tahukan kedai kebab turki, humberger, hotdog, mie ayam, kedai buah segar. Nah di sanalah sobat bisa menawarkan hasil panen hidroponiknya.

    Yang terpenting kemaslah sayuran kalian semenarik mungkin dan berikan label fresh untuk kemasan.

    Pertama kali memasarkan sayuran hidroponik yang belum memiliki pelanggan bisa seperti itu. Atau sobat juga bisa memanfaatkan fitur dan fasilitas pemasaran online seperti Facebook bisa di akun personal kalian dengan membranding diri sebagai penjual sayur hidroponik atau juga bisa di marketplace facebook.