Kegiatan membudidayakan tanaman ternyata memiliki banyak manfaat. Selain bisa digunakan untuk hiasan maupun memenuhi kebutuhan hidup, beberapa jenis tanaman ternyata mampu mendongkrak taraf hidup. Tanaman bernilai jual tinggi ini, jika dipasarkan, bisa menghasilkan pemasukan yang cukup besar. Pasalnya pangsa pasar untuk tanaman ini juga cukup luas.
Tanaman yang dijadikan komoditas sebenarnya sering kamu jumpai ada di sekitar. Dengan perawatan yang tepat, serta penanaman dalam skala besar, maka tanaman ini sangat bisa dijadikan sebagai pemasukan utama. Apalagi jika mampu menjualnya ke pasar internasional, tentu keuntungan yang didapatkan bisa berlipat loh sobat.
Jenis Tanaman Bernilai Jual Tinggi
1. Cengkeh
Cengkeh
Salah satu komoditas yang merupakan asli dari Indonesia adalah cengkeh. Tanaman ini berasal dari Kepulauan Maluku dan memiliki tiga jenis yaitu Zanzibar, Sikotok dan Siputih. Selain dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, Syzygium aromaticum juga bisa dimanfaatkan dalam industri kecantikan dan farmasi.
Tanaman ini berasal dari keluarga Myrtaceae dan memang hanya bisa hidup di negara dengan iklim tropis. Sensasi hangat dengan aroma yang khas membuat tanaman ini menjadi komoditas ekspor yang menjanjikan.
2. Pohon Karet
Pohon Karet
Tanaman lain yang bisa mendatangkan keuntungan berlipat adalah pohon karet atau Hevea brasiliensis. Tanaman ini memang berasal dari Brazil hingga akhirnya tersebar di daerah-daerah tropis lainnya. Ketika sudah cukup umur, yaitu sekitar 5 hingga 7 tahun maka pohon karet bisa diambil getahnya dengan cara disadap. Setelahnya getah atau lateks tersebut akan diolah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi lainnya.
Sebagai penghasil lateks kedua terbesar di dunia, Indonesia tentu patut berbangga. Tentunya impor lateks ini mendatangkan pemasukan untuk negara yang tidak sedikit. Nantinya lateks bisa dijadikan sebagai bahan dalam industri kesehatan hingga otomotif.
3. Kapas
Kapas
Tanaman yang dulu sering digunakan sebagai isian kasur atau bantal ini ternyata memiliki nilai jual yang tinggi. Bahkan perkebunan kapas adalah salah satu industri yang terbesar di dunia. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Gossypium sp ini tidak hanya bisa diolah sebagai bahan pakaian dan tekstil lainnya, tetapi juga kertas dan juga bahan perekat.
Di pedesaan, pohon kapas banyak ditemui di pinggir jalan. Penampakan batangnya tinggi kurus dengan dedaunan yang tidak begitu rimbun. Tanaman ini bisa hidup sangat baik di negara dengan iklim tropis dan subtropis.
4. Kopi
Kopi
Siapa yang tidak kenal dengan kopi? Tanaman yang biasanya nanti akan diolah menjadi minuman untuk menemani pagi hari yang sibuk ini cukup akrab bagi segala kalangan. Selain itu kopi juga memiliki banyak sekali jenis yang bisa dikreasikan ke dalam berbagai bentuk barang jadi, mulai dari minuman, sabun, lulur hingga parfum untuk ruangan.
Mulanya kopi atau Coffee sp adalah tanaman yang berasal dari Afrika dan dibawa ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Sekarang ini kopi dari Indonesia yang paling terkenal dan paling mahal harganya adalah kopi luwak. Satu kilo kopi luwak liar bisa dijual hingga harga hampir satu juta rupiah.
5. Tebu
Tebu
Walaupun sekarang sudah banyak beredar bahan makanan pengganti gula tebu, namun nyatanya tanaman bernama lain Saccharum L masih juga menjadi favorit. Pasalnya tanaman jenis rumput-rumputan ini dapat menghasilkan rasa manis yang pas ketika diolah menjadi gula dan juga bisa menghasilkan rasa gurih ketika diolah menjadi vetsin.
Selain itu, tanaman dari keluarga Poaceae ini juga bisa diolah menjadi minuman yang menyegarkan. Sedangkan ampas hasil sisa olahan bisa digunakan sebagai pakan hewan ternak. Tanaman yang adalah kerabat dekat dari jagung, padi dan gandum ini juga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan baku dalam industri farmasi.
6. Kakao
Kakao
Tanaman ini pertama dikenal ketika dibudidayakan oleh bangsa Indian Aztec, sebab Kakao sendiri adalah tanaman yang hidup subur di dalam hutan wilayah Amerika Selatan. Tidak hanya ketika sudah diolah, buah kakao juga enak dinikmati ketika sudah matang pohon. Tanaman yang berasal dari keluarga Sterculiaceae ini memiliki tiga jenis, yaitu Criollo, Forastero dan Trinitario.
Nama ilmiah dari kakao adalah Theobroma cacao L. Tanaman ini biasanya akan diolah menjadi bahan baku industri makanan. Namun berkat perkembangan teknologi, kakao juga sudah bisa dijadikan sebagai bahan industri kecantikan, yaitu untuk parfum dan kosmetik.
7. Teh
Teh
Seperti masyarakat Jepang dan China, Indonesia juga merupakan masyarakat yang akrab dengan teh. Segala macam teh seperti teh hijau, hitam, oolong, dan masih banyak lagi. Tanaman ini juga menjadi tanaman bernilai jual tinggi karena sekarang budaya minum teh sudah tersebar ke seluruh dunia. Untuk bisa menanam tanaman Camellia sinensis ini, kamu membutuhkan lahan di dataran tinggi berhawa sejuk.
Tanaman ini nantinya selain diolah menjadi minuman juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri kecantikan, misalnya untuk bahan baku pembuatan masker, lulur dan masih banyak lagi. Selain itu karena khasiatnya, teh juga terkenal sebagai tanaman untuk obat.
8. Lada
Lada
Lada atau Piper nigrum L merupakan tanaman yang memiliki biji buah bulat dan kecil. Terkadang karena warna kulit buah yang hampir sama, orang terkadang keliru membedakan lada dengan ketumbar. Tanaman ini bisa digolongkan sebagai tanaman semak, sebab lada memang tumbuh dengan cara menjalar.
Di Indonesia, budidaya lada biasanya menggunakan metode tanam sela, yaitu bukan dijadikan sebagai tanaman utama, melainkan sebagai pendamping yang ditanam di sela-sela. Rasanya yang khas dan meninggalkan rasa hangat membuat lada cocok digunakan sebagai bahan bumbu masakan. Lada juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal.
9. Kelapa
Kelapa
Kelapa merupakan salah satu tanaman yang sangat bermanfaat. Tidak hanya buahnya, seluruh bagian dari pohon kelapa bahkan bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. Cocos Nucifera adalah nama ilmiah dari kelapa. Tanaman ini hanya bisa tumbuh subur di daerah tropis, maka tak heran jika tanaman ini terkenal dengan nama buah eksotis. Tanaman ini berasal dari pesisir Samudra Hindia.
Selain bisa digunakan sebagai bahan makanan, seperti nata de coco, jelly, minuman penambah energi dan lain sebagainya, kelapa juga sudah banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan. Mungkin kamu sudah sering menjumpai shampoo dengan bahan campuran sari kelapa, lulur beraroma kelapa dan lain sebagainya.
10. Kelapa Sawit
Kelapa Sawit
Indonesia merupakan salah satu penghasil kelapa sawit terbesar. Tak heran jika banyak orang berlomba untuk memiliki perkebunan tanaman dengan nama ilmiah Elaeis guineensis Jacq ini. Hal ini dikarenakan sawit bisa digunakan untuk bahan baku hampir semua barang kebutuhan sehari-hari.
Sebut saja sabun, minyak goreng hingga bahan bakar seperti biodiesel, semuanya menggunakan bahan berupa kelapa sawit. Tak heran jika kelapa sawit menduduki peringkat kedua dunia sebagai penghasil minyak nabati.
11. Sayur-sayuran
Karena komoditi sayuran permintaan pasar yang setiap hari permintaan harus di penuhi, maka jenis ini bisa sobat budidayakan. Meskipun harga sayuran yang murah namun apabila di produksi dalam skala besar hasilnya juga sangat besar.
Budidaya sayuran ini bisa di lakukan dengan berbagai macam metode pertanian, bisa konvensional, hidroponik, aquaponik dan jenis macam sistem lainnya.
Macam-macam sayuran yang bisa kamu produksi dengan mudah dalam skala besar bisa di baca di sini : Jenis Tanaman Sayuran, Buah, dan Pupuk yang Bagus
Membudidayakan tanaman dengan nilai jual yang tinggi tentunya bisa dijadikan pegangan untuk masa depan. Namun, tentu saja untuk memulainya membutuhkan dana yang cukup besar. Selain itu, kamu juga harus mencari pasar ekspor agar bisa mengembangkan bisnis tersebut ke arah yang lebih besar lagi.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·