Masih Efektifkah Clickbait dalam Meningkatkan Engagement Social Media?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Ad 2

Istilah Clickbait seringkali dikaitkan dengan konten-konten yang ada di internet. Bahkan, banyak pengguna mengklik dan terjebak di konten berbau Clickbait.

Umumnya, clickbait didefinisikan pada hal negatif. Sebab, biasanya pembuat konten menyertakan judul yang tidak sensasional sekalipun isi konten tersebut tidak sesuai dengan judul. Inilah kenapa banyak orang yang beranggapan buruk pada hal tersebut.

Padahal di sisi lain, ini merupakan taktik trading dan bisnis untuk meningkatkan trafik dan mendapatkan jangkauan yang lebih banyak.

Di dalam artikel ini, saya akan sedikit mengulas tentang definisi dan dampak dari Clickbait. Penasaran? Langsung saja simak ulasannya.

Apa yang Dimaksud Clickbait?

Dalam pembuatan konten, Clickbait adalah taktik paling efektif untuk menarik perhatian para audiens dan membuat mereka penasaran terhadap isi konten, sehingga mereka melakukan klik.

Dilansir dari situs Semrush.com, clickbait adalah strategi pemasaran yang melibatkan konten sensasional, menyesatkan, ataupun menipu, sehingga pengguna terdorong untuk mengklik dan mengakses tampilan halaman.

Istilah ini juga disinonimkan dengan kata False Information, Misleading Thumbnail, Link Bait, Eyechating Link dan lain sebagainya.

Sangat jelas sekali bukan bahwa taktik ini dapat merugikan pengguna, bahkan saya sendiri sebagai pembaca akan menandakan situs-situs yang mengusung konsep satu ini. Sebab apabila informasi yang kita cari tidak ditemukan dalam artikel tersebut, kita akan merasa tertipu.

Meski dinilai sebagai cara paling efektif untuk mendapatkan banyak kunjungan audiens, taktik seperti ini bisa berdampak buruk pada website, bahkan secara berkepanjangan.

Umumnya konten-konten Clickbait ini ditemukan pada level media sosial seperti Youtube hingga hasil mesin pencarian seperti Google.

Keuntungan dan Kerugian  Memberikan Judul Clickbait

Untuk melihat sisi pro dan kontra terkait taktik ini, tentunya Anda juga harus bisa mempertimbangkan sisi untung rugi dari penggunaan taktik ini.

Jika ditanya kenapa sampai sekarang Clickbait masih digunakan oleh pembuat konten, maka jawabannya adalah rasa keingintahuan pengguna terhadap konten itu sendiri.

Pada dasarnya, Clickbait selalu berhasil mempengaruhi emosional dan rasa penasaran audiens. Karena tadi, judul yang digunakan mengandung unsur sensasional dan menarik, sehingga berhasil menggoda rasa keingintahuan.

Mereka berharap dengan mengklik konten tersebut, mereka dapat mempelajari hal-hal baru. Namun sayangnya, ketika mereka berhasil membuka halaman tersebut dan ternyata tidak ada informasi penting yang dapat memenuhi rasa penasarannya.

Pada akhirnya ini bisa menimbulkan rasa kecewa, bahkan beberapa pengguna yang bijak mungkin akan menandai website tersebut.

Dari ilustrasi ini bisa kita simpulkan poin keuntungan memberikan judul Clickbait, ialah:

  • Menarik rasa keingintahuan pengguna, sehingga dapat;
  • Meningkatkan klik dan views konten
  • Menjangkau banyak pengguna
  • Memicu Angka sharing konten
  • Mengasah kreativitas author

Sementara untuk kerugian yang dapat dirasakan baik itu pihak audiens maupun perusahaan website itu sendiri ialah:

  • Menimbulkan rasa kecewa pengguna akibat informasi yang tidak sesuai, othername zonk
  • Membuang waktu secara percuma
  • Feedback yang buruk dan menurunkan kepercayaan terhadap brand
  • Dapat membuat citra website menjadi jelek
  • Rating website akan menurun, fatalnya bisa berdampak kepanjangan
  • Hilangnya pengunjung hingga pembeli

Nah dari poin-poin ini, Anda bisa kembali mempertimbangkan apakah hal tersebut masih baik untuk digunakan atau tidak.

Jadi, Masih Baguskah untuk Menggunakannya?

Dimulai dari definisi apa itu taktik clickbait hingga pro dan kontranya, Anda pastinya sudah bisa menyimpulkan garis besarnya dengan bijak.

Di mana strategi ini memiliki potensi yang sangat membahayakan. Mungkin untuk keuntungan yang sifatnya sementara ini sah-sah saja, akan tetapi untuk jangka panjang ini ide yang buruk, terutama jika Anda berencana memiliki tujuan dan goals bisnis yang tinggi.

Jika ingin membuat judul yang sensasional, pastikan konten yang dibuat sesuai dengan judulnya. Sebab, dampaknya akan sangat fatal jika isi konten dan judul berbeda jauh.

Untuk mengatasi konten dengan taktik ini, Anda harus bisa membuat konten yang berkualitas, berwibawa, dan dapat dipahami secara mudah oleh pengguna.

Alih-alih membuat konten dengan judul false accusation yang bisa berdampak buruk dan berkepanjangan, Anda bisa berusaha untuk membuat konten yang lebih objektif dan membahas hal-hal seru yang banyak dicari oleh target audiens Anda.

Lantas, Bagaimana Konten yang Bagus Dibandingkan dengan Clickbait?

Pada dasarnya, penggunaan Clickbait dalam pembuatan konten adalah upaya Content Creator untuk bisa membuat judul yang menarik.

Mengapa judul harus dibuat menarik? Sebab tadi, judul dibuat dengan semenarik mungkin agar target atau pengguna tertarik terhadap konten yang dibuat, sehingga mereka mengklik konten tersebut. Judul yang menarik juga menguntungkan website dalam meningkatkan trafik position halaman dan websitenya.

Padahal di sisi lain, Clickbait khususnya False Information ini hanya bisa bekerja dalam jangka pendek saja.

Alternatifnya, Anda bisa membuat konten yang lebih relevansi dengan judul dan membuat isi konten lebih berkualitas.

Konten yang bagus dan berkualitas seharusnya bisa menghindari hal-hal berikut ini:

  • Konten dan judul yang tidak sesuai, sama halnya seperti False Information
  • Format konten yang membosankan (tidak memilih struktur jelas seperti Heading dan subheading)
  • Tidak memperhatikan Typing, banyak kesalahan tata baca dan ejaan
  • Tidak Memiliki Jadwal station yang tepat
  • Tidak menetapkan tujuan dan target, ini dapat mempengaruhi gaya bahasa konten yang dibuat
  • Dalam konten SEO terlalu banyak pengulangan keyword

Jadi, membuat konten yang berkualitas juga punya aturan, tidak sembarang asal buat saja. Banyak pedoman yang diperhatikan terutama dalam PUEBI dan strategi seo konten.

Cara Membuat Judul Terlihat Menarik

Judul adalah bagian utama dari konten, dibandingkan menggunakan taktik clickbait Anda bisa membuat judul yang menarik dengan tips yang saya lakukan selama ini:

Cantumkan Keyword Konten dalam Judul

Jika Anda membuat judul konten SEO Friendly, pastikan keyword konten masuk dalam judul sebanyak 1 kali pengulangan.

Keyword yang dimuat dalam judul memudahkan Google untuk menemukan dan menampilkan konten di hasil pencarian. Peletakan keyword dalam judul yang tepat adalah di awal judul. Hal ini bisa meningkatkan jumlah klik, sehingga memudahkan Anda untuk memperoleh peringkat SERP.

Contohnya, Anda mengambil keyword topik “cara membuat judul”, Anda bisa menamai judul konten tersebut dengan “Cara Membuat Judul yang Menarik dan Sensasional”

Buat judul yang Logis dan Objektif dengan Tema Konten

Langkah selanjutnya ialah membuat judul yang logis dan objektif. Maksudnya, Anda harus bisa mendeskripsikan isi konten dengan baik dalam judul, di mana judul harus sesuai dengan konten yang dibuat dan begitu sebaliknya.

Hal ini bertujuan untuk menghindari dari Clickbait yang membuat pengguna kecewa terhadap website Anda.

Yakinkan Pembaca dengan Membangkitkan Emosi

Untuk mendorong audiens mengklik halaman konten, Anda harus bisa menyakinkannya dengan membangkitkan emosi dan rasa keingintahuan terhadap isi konten.

Trik yang biasa saya lakukan ialah membuat judul dengan menggunakan kata-kata yang menarik perhatian atau menggunakan tanda tanya untuk membangkitkan rasa keingintahuan pembaca. Kira-kira begini gambaran judul yang dimaksud:

  • Sering Menunda Pekerjaan? Ini Trik Ampuh untuk Melawan Rasa Malas
  • Ternyata Ini Rupa Mobil Listrik dari Wuling, Bener-Bener Kelas Luxury!
  • Mau Liburan Hemat? Ini Tips yang Perlu Kamu Tahu!

Menambahkan Angka Pada judul

Trik lain yang bisa Anda coba untuk membuat judul konten yang menarik ialah menambahkan angka pada judul. Angka pada judul membuat konten Anda terlihat lebih terstruktur dan pasti. Tentunya angka ini harus menggambarkan jumlah poin yang dibahas dalam konten, ya.

Content Marketing Institute melakukan penelitian yang menjelaskan bahwa judul artikel yang memakai angka bisa menghasilkan performa 45% lebih baik dari judul artikel biasanya.

Dengan demikian, Anda juga bisa membuat konten ini lebih menarik dengan tambahan angka.

Sisipkan Benefit Konten

Menjelaskan manfaat dari konten tersebut bisa mengundang rasa klik pengguna. Tentunya pengguna tidak ingin membuang-buang waktunya untuk membaca konten yang tidak bernilai.

Jadi, tugas Anda tidak hanya memperhatikan relevansi taxable konten pada judul, melainkan jelaskan manfaat atau solusi yang diberikan oleh konten tersebut. Adapun contoh judulnya ialah:

  • 5 Tips untuk Meningkatkan Trafik Website secara Mudah
  • 5 Strategi Marketing Website, Tingkatkan Penjualan Bisnis Anda

Perhatikan Jumlah Kata

Jumlah kata dalam judul harus diperhatikan, judul yang terlalu panjang juga tidak baik untuk konten website Anda. Sebab, Judul yang terlalu panjang dinilai tidak SEO Friendly.

Jadi, sebaiknya jangan membuat judul yang bertele-tele, cukup singkat, padat, dan jelas. Idealnya jumlah kata judul konten adalah 70 karakter atau 4 hingga 5 kata saja.

Kesimpulan

Kini Anda sudah tahu bukan bahwa ada yang lebih baik lagi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas konten dibandingkan dengan menggunakan strategi clickbait.

Pastinya tips-tips di atas lebih aman dibandingkan mempertahankan marque image website Anda sendiri. Yuk, buat konten yang lebih sehat dengan menjauhi taktik Clickbait dan diganti dengan membuat konten yang lebih logis.

Referensi:

https://www.semrush.com/blog/what-is-clickbait/#3-negative-impacts-of-using-clickbait

https://www.powerthesaurus.org/clickbait/synonyms

https://glints.com/id/lowongan/clickbait-adalah/

https://www.daya.id/usaha/artikel-daya/pemasaran/mengenal-apa-itu-clickbait-beserta-kelebihan-dan-kekurangan

https://www.jagoanhosting.com/blog/cara-membuat-judul-artikel/

Post Views: 3