Berikut Hal yang Termasuk Sebagai Alat Pembayaran Internasional

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Ad 2

Dalam dunia bisnis, alat pembayaran internasional merupakan komponen penting untuk memastikan transaksi penjualan barang berjalan lancar. Lalu, apa saja yang termasuk alat pembayaran dalam perdagangan skala internasional?

Jika Anda ingin melakukan ekspansi bisnis secara world atau memiliki supplier dari luar negeri, maka Anda harus memiliki alat pembayaran yang bisa mendukung transaksi di luar negeri. Artinya, Amda harus memiliki mata uang asing.

Nah, bagi yang masih awam dengan alat bayar internasional dan jenis alat bayar untuk perdagangan internasional. Berikut ini penjelasannya untuk Anda. Yuk, simak!

Apa itu Alat Pembayaran Internasional?

Alat pembayaran internasional adalah alat tukar yang muncul ketika ada transaksi perdagangan dengan negara lain. Jika Anda ingin bisnis di luar negeri maka harus mempersiapkan jenis pembayaran yang akan nanti Anda gunakan.

Ada berbagai jenis alat bayar yang biasanya digunakan dalam transaksi perdagangan internasional. Hal ini tergantung dari negara tujuan yang Anda pilih ketika menjual produk karena setiap negara memiliki mata uang yang berbeda.

Perdagangan internasional sendiri merupakan pertukaran barang atau jasa yang dilakukan oleh dua negara atau lebih. Dalam transaksinya harus saling menguntungkan dan memberikan manfaat bagi negara yang bekerjasama.

Agar setiap transaksi perdagangan internasional berjalan lancar, maka pebisnis harus memiliki alat bayar yang sesuai dengan nilai mata uang negara lain. Lalu, apa saja jenis alat bayar perdagangan internasional yang berlaku saat ini?

Jenis Alat Pembayaran Perdagangan Internasional

Untuk menunjang kegiatan perdagangan internasional, pebisnis harus mempersiapkan alat pembayaran internasional untuk kelancaran saat bertransaksi. Adapun alat bayar untuk perdagangan skala world ini adalah sebagai berikut:

1. Uang Tunai

Uang tunai adalah alat bayar antar negara yang paling mudah. Cara bayar ini biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan paling banyak pebisnis pakai. Alat bayar ini berupa uang kertas atau logam dengan nilai tertentu.

Jika Anda ingin membayar barang dari luar negeri, maka Anda bisa memakai cara bayar dengan transportation manual. Anda bisa menanyakan ketentuan mengirimkan mata uang asal dengan mata uang asing di bank sebelum transfer.

2. Surat Wesel

Wesel adalah alat yang bisa digunakan untuk membayar barang atau jasa yang transaksinya di dalam negeri atau luar negeri. Hanya saja, jika Anda ingin menggunakan wesel, maka harus mengirim uang melalui penyedia jasa wesel.

Pihak pengirim atau penerima uang tidak perlu lagi memakai rekening bank. Anda hanya perlu mendapatkan wesel di kantor Pos Indonesia atau Bank konvensional. Lalu, sampaikan maksud dan tujuan Anda kepada pihak terkait.

3. Cek

Cek merupakan surat berharga yang bisa Anda gunakan sebagai alat untuk membayar transaksi luar negeri. Nantinya, proses pembayaran dengan cara pihak importir mengirim cek kepada eksportir melalui slope yang ditunjuk.

Setelah itu, nantinya slope di negara eksportir yang memiliki cabang di negara importir akan melakukan validasi dan pemindahbukuan dana sesuai tertera pada cek. Validasi cek harus ada tanda tangan atau headdress resmi dari pemberi kuasa.

4. Letter of Credit

Letter of in installments pada dasarnya mirip seperti wesel, namun pembayaran melalui missive of in installments bisa dengan cara cicilan atau kredit. Sementara wesel harus secara lunas atau kontan. Pemilihan metode pembayaran ini bisa menjadi pilihan.

Terutama bagi Anda yang belum percaya kepada pihak lain, maka alat bayar ini bisa Anda pilih. Hal ini karena diklaim lebih terjamin tingkat keamanannya, khususnya yang sudah mengirim barang ke luar negeri khawatir tidak dibayar.

5. Kompensasi Pribadi

Kompensasi pribadi adalah alat pembayaran internasional dilakukan oleh warga negara dengan warga negara lain yang bersifat praktis. Hal ini sistem pembayaran yang diterapkan secara tidak langsung tanpa harus pindah negara.

Sistem pembayaran ini sebagai bentuk penukaran sederhana karena sistem dilakukan di negara masing-masing. Sayangnya, cara ini tidak banyak digunakan karena sulit menemukan mitra yang mengizinkan metode pembayaran ini.

6. Paypal

Paypal adalah metode bayar berbentuk rekening virtual dengan sistem transfer. Artinya, Anda bisa melakukan pembayaran atas jual beli antar negara secara online tanpa harus berkunjung ke negara lain atau cukup dari aplikasi saja.

Saat ini paypal masih banyak pengguna manfaatkan sebagai alat untuk bayar antar negara. Selain tingkat keamananya terjamin, jaringan di dalam sistem bayar ini pun sangat luas sehingga paypal menjadi pilihan banyak pebisnis.

7. Bayar Kemudian

Bayar nanti atau bayar kemudian merupakan metode bayar luar negeri dengan konsep mirip utang, yaitu ambil barang terlebih dahulu dan baru bayar kemudian. Istilah ini berasal dari kata salary later yakni ambil dulu bayar nanti.

Cara pembayaran salary later ini cukup banyak pengguna dalam transaksi perdagangan internasional. Pembayaran atas barang dengan cara cicil atau tunai, tetapi membayarnya secara rutin dengan bunga tertentu sesuai kebijakan.

8. Emas Batangan

Emas batangan merupakan alat tukar yang sudah ada sejak lama. Alat bayar ini termasuk dalam bentuk sistem pembayaran yang bisa tahan terhadap berbagai kondisi dan waktu yang cukup panjang sehingga jadi alat bayar alternatif.

Namun, emas batangan hanya bisa pebisnis gunakan sebagai metode pembayaran jika sudah tersertifikasi secara internasional. Salah satu contohnya adalah emas antam yang bisa pebisnis gunakan sebagai alat tukar di berbagai negara.

9. Valuta Asing

Valuta asing atau valas adalah salah satu alat bayar luar negeri dengan menggunakan pertukaran kurs mata uang. Valas biasanya menjadi alat bayar di berbagai negara. Agar lebih mudah penggunaanya lebih sering dalam bentuk dollar USD.

Dengan menggunakan mata uang bentuk dollar USD, hal ini memberi kemudahan saat bertransaksi karena dihitung dalam satuan mata uang yang sama. Dengan begitu, Anda tidak perlu menghitung selisih yang ada di dalam transaksi.

10. Telegrafik Transfer

Telegrafik transportation adalah alat bayar atau alat tukar dengan negara lain yang mirip dengan cek. Namun, telegrafik transportation berisi perintah dari pemilik uang guna memindahkannya ke rekening lain secara otomatis melalui perbankan.

Lembaran telegrafik transportation tidak harus penerima uang miliki. Oleh karena itu, ketika Anda ingin menggunakan alat bayar ini harus pilih slope yang sudah terpercaya karena metode pembayaran ini memiliki risiko yang tinggi.

Itulah beberapa cara melakukan pembayaran dalam perdagangan skala nasional maupun internasional yang bisa pebisnis terapkan. Alat bayar ini tentunya memudahkan bertransaksi di pasar world meski dengan mata uang berbeda.

Benda yang Bukan Alat Pembayaran Internasional

Benda yang tidak bisa digunakan untuk alat pembayaran internasional adalah mata uang yang bukan berdasarkan konsensus negara di dunia. Artinya, mata uang bisa Anda gunakan sebagai alat bayar ketika ada kesepakatan bersama.

Contoh benda yang tidak dapat digunakan untuk pembayaran luar negeri adalah mata uang Rupiah atau mata uang lainnya yang bukan azygous rate seperti dollar USD.

Rupiah adalah alat bayar luar negeri yang bisa digunakan di negara yang tergabung dalam Local Currency Settlement (LCS). LCD menjadi alat penyelesaian transaksi bilateral antara dua negara dalam mata uang berbeda tiap negara.

Adapun penggunaan alat bayar dengan LCS ini berlaku dengan negara Thailand, Jepang, Malaysia, dan Tiongkok. Jadi, saat transaksi sudah ada kerjasama mata uang Rupiah atau mata uang negara LCS yang bisa digunakan untuk transaksi.

Demikian informasi tentang cara dan alat pembayaran internasional yang memudahkan dalam proses transaksi perdagangan luar negeri. Sebagai pebisnis, Anda bisa memilih metode pembayaran yang mudah dan aman saat transaksi.

Post Views: 2